Jumat, 27 April 2012

Analisis Pertandingan Semifinal Liga Champions

Liga Champions Eropa (EUFA Champions League) adalah sebuah liga yang di peruntukkan untuk tim- tim eropa yang memenuhi kriteria di UEFA. Setiap klub yang menjuarai dan yang menjadi runner- up setiap liga domestik di setiap negara eropa berhak untuk mengikuti liga champions eropa pada musim tersebut. Hal inilah yang menjadi tolak ukur kebanggaan (supremasi) suatu klub di eropa. Dari sekian banyak peserta klub, hanya 1 klub yang berhak menjadi juara liga champions di setiap musimnya.

Ketika liga champions eropa musim 2011- 2012 memasuki fase semifinal, ada 4 tim semifinalis yang lolos dan saling bertemu untuk memperebutkan tiket final liga champions eropa musim ini. Tim tersebut adalah

1.Barcelona                 (Juara La Liga dan liga Champions Eropa musim 2010- 2011)

2. Real Madrid            (Runner- up La Liga musim 2010- 2011)

3. Bayern Munchen     (Juara Bundesliga German musim 2010- 2011)

4. Chelsea                    (Semifinalis Liga Champions Eropa Musim 2010- 2011)

 

Berikut ini adalah hasil dan analisis semifinal liga champions musim 2011- 2012 yang telah di pertandingkan:

1. Chelsea vs Barcelona 

Chelsea berhasil melaju ke fase final liga champions musim ini dengan berhasil menyingkirkan juara musim lalu, Barcelona secara dramatis di babak semifinal. Pada laga semifinal leg pertama yang di gelar di Stanford Brigde 18 April 2012 lalu, Chelsea memenangi laga pamungkas terhadap Barcelona lewat gol semata wayang Didier Drogba pada masa injury time babak pertama.

Sementara di semifinal leg kedua yang dimainkan di Nou Camp, Barcelona pada tanggal 24 April 2012 lalu berakhir seri 2-2. Untuk melaju ke fase final liga champions musim ini, pasukan Pep Guardiola sejak peluit pertama di gulirkan sudah mengambil position football di awal pertandingan tersebut. Cara tersebut membuahkan hasil ketika Sergio Buesgue berhasil menjebol gawang yang di jaga Pieter Chech pada menit ke 17. Unggul 1-0 tidak membuat Los Blugrana (sebutan Barcelona) mengendorkan serangan, hasilnya pada menit ke 35 Andreas Iniesta berhasil menambah pundi- pundi gol lewat assist sang bintang, Lionel Messi. Tetapi malapetaka bagi Barcelona terjadi ketika memasuki masa injury time babak pertama, Ramieres yang berhasil lolos dari jebakan off side menciptakan gol indah kegawang Barcelona yang dijaga Victor Valdes.

Pada babak yang kedua, Barcelona pun semangkin menambah daya gedor dengan memasukkan pemain terbaik mereka, tetapi cara ini tidak membuahkan hasil. Hal ini yang membuat kubu Chelsea semangkin percaya diri dengan memasukkan Fernando Torres yang masuk menggantikan Didier Drogba. Keasyikan menyerang membuat pemain Barcelona melupakan pertahanan, dialah Fernando Torres yang berhasil melesapkan gol kemenangan Chelsea pada menit akhir babak kedua.

Dengan skor imbang 2-2 pada semifinal leg kedua dan ditambah 1-0 di semifinal leg pertama, memastikan Chelsea lolos ke fase final liga champions dengan skor funtastic 3-2. Pertandingan tersebut menghasilkan 1 kartu merah dan 5 kartu kuning. Kartu merah diterima oleh bek Chelsea, Jhon Terry. Sedangkan kartu kuning masing- masing di terima oleh Ramieres (Chel), Ivanovic (Chel), Alves (Bar), dan Messi (Bar).

2. Bayern Munchen vs Real Madrid

Semifinal lainnya yang mempertemukan penguasa Liga Jerman, Bayern Munchen sukses menumbangkan Real Madrid secara menyakinkan dengan skor 6-4 (lewat adu pinalti).

Semifinal leg pertama yang dimainkan di Alianz Arena, 19 April lalu membuktikan betapa perkasanya Bayern Munchen di hadapan ribuan pendukung sendiri. Di hadapan pendukung yang memadati Alianz Arena membuat Frank Riberry dkk seperti bermain di atas awan dan penuh percaya diri. Alhasil, pada pertandingan semifinal leg pertama ini dimenangkan oleh Bayern Munchen dengan skor menyakinkan 2-1 yang mana yang menjadi man of the macth ketika pertandingan tersebut adalah penyerang sayap Bayern Munchen, Frank Riberry dengan berhasil mencetak gol penentu pada menit akhir babak kedua.

Tidak mau di permalukan di hadapan pendukung sendiri membuat Real Madrid bermain habis- habisan ketika leg kedua yang dimainkan di Santiago Barnebeu, pada tanggal 25 April lalu. Sejak peluit pertama dibunyikan, tim besutan Jose Mourinho berusaha mencetak gol secepat dan sebanyak- banyaknya untuk mengejar defosit gol. Hal ini membuahkan hasil ketika El Real (sebutan untuk Real Madrid) mendapat hadiah pinalti. Sang mega bintang, Cristiano Ronaldo yang menjadi algojo sukses menundukkan penjaga gawang Bayern Munchen yang dijaga oleh Manuel Neuer. Dengan keunggulan sementara 1-0 ( aggregat 2-2) tidak membuat Cristiano Ronaldo cs mengendorkan serangan.

Ketika waktu normal 90 menit, ditambah masa injury time, dan masa tambahan 2X 15 menit masih belum menampilkan tim yang berhak ke fase final. Maka di adakannya cara terakhir yaitu lewat adu finalti. Berikut adalah daftar penendang di setiap tim:

Bayern Munchen                                          Real Madrid

1. Mario Gomez                                              1. Karim Benzema

2. Arjen Robben                                              2.Sergio Ramos

3. Franck Ribery                                             3. Cristiano Ronaldo

4. Bastian Schweinsteiger                            4. Angel Di Maria

5. Philipp Lahm                                               5. Mesout Ozil

 

Dari sekian nama penendang diatas, pemain Bayern Munchen paling sukses menciptakan gol dimana 3 dari 4 penendang bisa mencetak gol ke gawang yang di jaga Ikker Cassilas. Hanya 1 penendang yang gagal ialah Mario Gomez. Hal ini bertolak belakang kepada Real Madrid, dimana hanya satu penendang yang bisa menciptakan gol, dia adalah Karim Benzema. Penendang lainnya seperti Cristiano Ronaldo dll gagal menciptkan gol yang berakibat timnya (Real Madrid) gagal ke fase final liga champions musim 2011- 2012 ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar